7 Pemanfaatan Sumber Daya Air dalam Kehidupan Manusia

7 Pemanfaatan Sumber Daya Air dalam Kehidupan Manusia


Tanggal : 17 March 2018, Kategori : Artikel


Di negara Indonesia, sumber daya air adalah kekayaan alam yang dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat. Sumber daya air sangat dibutuhkan oleh setiap makhluk hidup demi kelangsungan hidupnya. Akan tetapi krisis air sedang melanda sejumlah benua di dunia. Bahkan benua Asia yang mempunyai curah hujan yang cukup tinggi masih saja dilanda wabah kekeringan di beberapa negara, termasuk Indonesia. Oleh sebab itu pemanfaatan sumber daya air harus dilakukan dengan bijak. Berikut adalah penjelasan tentang pemanfaatan sumber daya air dalam kehidupan manusia.

Pembahasan pertama adalah manfaat sumber daya air. Manfaat sumber daya air sebenarnya sangatlah banyak. Berikut adalah beberapa contoh Pemanfaatan Sumber Daya Air bagi kehidupan manusia beserta penjelasannya.

1. Sebagai sumber pengairan dalam pertanian

Sumber daya air yang cukup sangat dibutuhkan untuk mengairi lahan pertanian (baca : Jenis Tanah Untuk Pertanian). Pengairan dalam pertanian sering kali dilakukan petani saat musim kemarau dimana hujan tidak turun (baca: Fungsi Air Hujan). Pengairan juga dilakukan ketika tanaman siap untuk dipanen. Jika tidak ada pengairan, maka tanaman pertanian tidak dapat tumbuh dengan baik. Karena hal tersebut, petani harus memiliki ketersedian sumber daya air yang cukup untuk kebutuhan irigasi.

2. Sebagai pemenuhan kebutuhan rumah tangga

Air sangat sering digunakan dalam kegiatan rumah tangga, misalnya air untuk minum, mandi, mencuci dan memasak. Sumber daya air pemenuh kebutuhan rumah tangga biasanya berasal dari air tanah. Setiap rumah biasanya mempunyai sumur air tanah dengan kedalaman 5 meter sampai 15 meter untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari. Tidak hanya memanfaatkan sumber air tanah, setiap keluarga hendaknya juga berusaha menjaga kelestarian sumber daya air tanah (baca : Ciri Ciri Air Tanah yang Baik). Salah satunya adalah dengan membuat sumur resapan air hujan sebagai bentuk konservasi air tanah.

3. Sebagai sumber tenaga listrik

Sumber daya air menjadi salah satu sumber pembangkit tenaga listrik yang disebut dengan PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air). Air yang mengalir deras dari sumbernya dapat dimanfaatkan untuk menggerakan turbin pembangkit listrik. Turbin yang berputar akan mengubah energi potensial dari air menjadi energi mekanis. Energi mekanis lalu diubah oleh generator listrik menjadi energi listrik. Hal tersebut membuat pemerintah membangun banyak waduk dan bendungan untuk menampung dan mengalirkan air sehingga mencukupi kebutuhan air untuk membangkitkan tenaga listrik.

Berkembangnya industri turut mempengaruhi meningkatnya kebutuhan akan listrik. Mesin- mesin produksi dalam kegiatan industri dan peralatan rumah tangga banyak yang menggunakan energi listrik. Pemerintah belum sepenuhnya bisa memenuhi kebutuhan listrik di semua wilayah Indonesia. Banyak daerah- daerah pedalaman yang belum mendapatkan akses listrik.

Bagi daerah yang mempunyai aliran sungai yang kuat dan belum mendapat akses listrik, dapat membuat sumber energi listrik sendiri dengan menggunakan prinsip pemanfaatan mikrohidro. Prinsip tersebut dapat diterapkan dengan cara membendung air sungai kemudian dialirkan ke parit atau bak penampungan air (baca : Manfaat Penampungan Air). Air yang telah disaring di penampungan kemudian dialirkan melalui pipa penstcok menuju ke sebuah tempat yang disebut power house. Di dalam power house terdapat turbin, generator dan tranformator yang berfungsi mengubah energi potensial air menjadi energi listrik serta memperbesar tegangan listrik.

4. Sebagai bahan baku

Beberapa industri memanfaatkan air sebagai bahan baku dalam proses produksi. Contohnya adalah industri pembuatan es batu dan industri air mineral dalam kemasan. Industri tetap harus mengutamakan kepentingan umum dalam pemanfaatan sumber daya air. Selain itu, industri harus berperan aktif dalam menjaga kelestarian sumber daya air (baca : Cara Menjaga Kelestarian Air). Hal itu dikarenakan volume air yang dimanfaatkan industri jauh lebih besar dari kuantitas air yang digunakan oleh masyarakat biasa.

5. Sebagai media kebersihan

Air banyak dimanfaatkan sebagai media kebersihan. Misalnya, dalam kegiatan sehari- hari manusia menggunakan air untuk membersihkan badan, membersihkan alat masak dan juga membersihkan rumah. Membersihkan badan termasuk usaha untuk menjaga kesehatan diri. Sumber daya air secara tidak langsung juga mempengaruhi kesehatan manusia terutama dalam hal salinitas. Jika ketersediaan air untuk membersihkan badan tercukupi, maka kesehatan badan bisa tetap terjaga.

6. Sebagai indikator kelestarian lingkungan

Sumber daya air dibutuhkan oleh makhlup hidup lain. Tanaman membutuhkan air untuk tumbuh dan berkembang. Hewan juga membutuhkan air untuk kelangsungan hidupnya. Jika sumber daya air tidak tersedia, banyak tanaman yang akan mati karena kekeringan dan hewan juga kekurangan air untuk minum. Hal tersebut dapat mempengaruhi keseimbangan ekosistem. Jika banyak tumbuhan yang mati maka polusi udara tidak dapat diuraikan dengan baik sehingga upaya pelestarian lingkungan menjadi terhambat. Oleh karena itu, melakukan konservasi sumber daya air juga menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan.

7. Memperlancar perekonomian rakyat

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa air berpengaruh terhadap beberapa industri dan juga mata pencaharian masyarakat. Petani membutuhkan air untuk bercocok tanam. Industri membutuhkan air sebagai bahan baku. Daerah tertentu juga memanfaatkan air sungai untuk sarana transportasi (baca: Manfaat Sungai). Apabila aliran air untuk kebutuhan masyarakat lancar, maka perekonomian masyarakat juga akan berjalan lancar.

Kebijakan Pemanfaatan Sumber Daya Air

Setelah mengetahui manfaat air, maka perlu juga diketahui kebijakan apa saja yang harus dibuat dalam pemanfaatan sumber daya air agar kelestarian sumber daya air tetap terjaga. Berikut adalah beberapa kebijakan yang dapat diterapkan dalam pemanfaatan sumber daya air.

  • Penyediaan air harus memenuhi syarat, yaitu air yang berkualitas dan berkuantitas untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari- hari.
  • Sistem irigasi dan rawa harus dikembangkan, sehingga dapat membantu produktivitas di bidang pertanian, meningkatkan ketahanan pangan dan mensejahterakan petani.
  • Efesiensi dan efektivitas penggunaan air untuk irigasi harus ditingkatkan, dengan cara mengutamakan pemeliharaan, kegiatan operasi, peningkatan kerja serta rehabilitasi daripada pembangunan irigasi yang baru.
  • Pemanfaatan sumber daya air harus mendukung perekonomian rakyat secara efektif dan efisien, dengan cara membuat pertimbangan kepentingan antarsektor dan antar wilayah.
  • Prinsip penanggungan biaya jasa pengolahan sumber daya air harus diterapkan bagi penerima manfaat air.
  • Peran dunia usaha dalam pemanfaatan dan pengolahan sumber daya air harus tetap mengedepankan kepentingan umum.
  • Membuat analisa dampak lingkungan sebelum membuat bangunan di daerah resapan air (baca : Prinsip Etika Lingkungan).
  • Perlu dibuat pengendalian pencemaran sumber daya air, terutama untuk sumber air tanah, sungai dan danau (baca : Ciri-ciri Pencemaran Air).
  • Menerapkan biaya penanggulangan pencemaran air bagi industri atau siapa saja yang melakukan pencemaran terhadap sumber daya air.

Sumber Artikel : https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/hidrologi/pemanfaatan-sumber-daya-air


Postingan Terkait

Bidang SDA
Bidang SDA Dinas PUPR Prov. Kaltim menyelenggarakan pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan sumber daya air sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Alamat dan Kontak

Jl. Tengkawang No.1 Gedung A Lat 1&2 Samarinda, Kalimantan Timur

bidsda.dpuprperakaltim@gmail.com
Telp: -
Fax: -

Statistik